Jadwal Cuti Praktek 2016

Jadwal Cuti Praktek
  1. 25 Juni 2016 (acara keluarga) /
  2. LIBUR IDUL FITRI 28 Juni s.d. 8 Juli 2016/Praktek Kembali Sabtu, 9 Juli 2016
  3. 17-22 Agustus 2016 dan 25-27 Agustus 2016

Sabtu, 13 Agustus 2011

Akhirnya Lepas dari Ketergantungan Alprazolam

Atas ijin pasien saya posting email ini

Dear temans,
Saya menulis pengalaman saya ini benar-benar dari pengalaman saya pribadi dan atas pertimbangan supaya teman-teman yang masih menggunakan obat2 an jenis ini supaya lebih semangat untuk berusaha berhenti menggunakannya.
Bulan Desember 2010 lalu saya berobat ke sebuah Rumah Sakit yang terkenal di Depok dan saya pilih dokter penyakit dalam yang paling banyak pasiennya dengan harapan bahwa saya tidak salah pilih dokter.
Dari hasil diagnosa dokter tersebut saya dinyatakan kena penyakit GERD , dan pada akhir bulan Februari 2011 dilakukan endoscopy karena ada rasa panas di perut saya ( endoscopy saya lakukan atas saran dokter lain di rumah sakit lain ) , dan dari hasil esdoscopy tersebut ternyata ada baret di kerongkongan saya karena efek dari asam lambung yang sering naik ke kerongkongan dan dinyatakan saya kena esophagitis grade III .
Mengingat dari hasil endoscopy tersebut bahwa saya menderita esophagitis maka saya putuskan untuk terus berobat ke RS dan dokter tersebut terus menerus tanpa harus menunggu obat habis, dan pada akhir bulan Mei saat obat racikan dokter tersebut habis sementara obat yang lain masih ada tiba-tiba saya tidak bisa tidur sama sekali selama 4 hari 4 malam dengan perasaan yang tidak karuan, cemas . keluar keringat dingan, badan gemetar dan lemas sekali rasanya...akhirnya saya putuskan untuk ke dokter langganan saya tersebut..., dan dia bilang akan kasih saya obat tidur di racik dengan obat lambung dan jika tidak bisa tidur maka obat tersebut boleh dimakan 2 kapsul sekaligus dan memang seteah saya minum obat tersebut langsung 2 kapsul sekaligus saya langsung bisa tidur dan badan terasa segar kembali . Dua minggu kemudian saat obat tersebut habis saya kembali tidak bisa tidur dan pada malam ke 4 kira2 jam 2 malam saya pergi ke UGD ke rumah sakit langganan saya tersebut untuk minta obat yang pernah diberikan oleh dokter langganan saya ..., dan memang setelah saya minum obat racikan tersebut saya kembali tidur pulas...saat obat tersebut habis lagi , kembali saya tidak bisa tidur, dan saat itulah saya mulai sadar bahwa kemungkinan saya ketergantungan dengan obat racikan tersebut. 5 hari kemudian saya putuskan kembali ke dokter langganan saya dan saya ceitakan kondisi saya ternyata dia kasih lagi obat racikan tersebut tetapi saya sudah mulai ragu untuk mengkonsumsinya karena setelah saya konsultasikan ke dokter ahli pencernaan di rumah sakit lain dia tidak mau memberikan obat dan malah memberikan obat tidur dengan catatan dimakan jika benar-benar diperlukan.
Atas saran seorang teman saya diminta mengecek di internet jenis obat racikan tersebut yang terdiri dari Alprasolam 1/2 X 0.25ml diracik dengan 1/2 X0.5mg Clobazam dimasukkan dalam satu kapsul ternyata kedua obat racikan tersebut sejenis obat anti depresi dan anti kecemasan setelah saya check lagi ternyata dokter langganan saya tersebut sudah memberikan kepada saya mulai bulan Desember 2010 yang berarti sudah saya minum selama 6 bulan secara terus menerus yang harus saya minum 2Xsehari.
Beruntung saya bisa bertemu dengan Dr. Andri SpKJ yang saya temukan di Internet. Dan setelah saya berkenalan dan saya ceritakan persoalan saya melalui email maka saya putuskan untuk berkunjung langsung ke RS Omni Alam Sutra...dan Dr. Andri SpKJ memberikan program pengurangan dosis untuk mengatasi ketergantungan obat tersebut.
Teman-teman....ternyata sangat tidak mudah untuk mengurangi dosis obat tersebut karena selama saya menjalani program dari Dr. Andri memang tidur saya sangat tidak nyaman sehingga jika pagi hari tubuh terasa lemas, dan jika siang hari pikiran terasa cemas , linglung dan sering kali sulit mengontrol emosi...dan sudah tentu dengan kondisi seperti ini penyakit GERD saya tambah parah karena yang tadinya hanya bagian perut saja yang terasa panas, sekarang menjalar ke pinggang, dada sampai ketenggorakan terasa panas dan dada terasa sakit di tambah lagi kepala terasa pusing.
Sungguh menderita sekali rasanya...tetapi karena keinginan untuk lepas dari obat tersebut juga lebih kuat maka saya tetap tidak mau minum obat tersebut melebihi dosis yang telah di programkan oleh dokter Andri...hal berlanjut selama 2 minggu , dan saat memasuki minggu ke 3 saya putuskan untuk meminum racikan Alprasolam 1/4 X 0.25 mg sesuai anjuran dokter Andri untuk dosis terakhir , selama proses ini saya selalu aktif minta saran dokter Andri baik melalui email maupun SMS, dan atas saran Dokter tsb maka Alprasolam tersebut harus didampingi oleh Clobazam 1/2 X 0.5mg, 3 hari kemudian saya konsultasi lagi dengan dokter Andri dan memberikan program penurunan obat Alprazolam dan Clobazam tersebut...
Sehari setelah konsultasi tersebut saya putuskan untuk tidak meminum Alprazolam tersebut dan bebarapa hari efeknya semakin berkurang dan setelah satu minggu dapat saya pastikan bahwa efek putus obat dari Alprazolam benar-benar hilang...terima kasih banyak Dr. Andri SpKJ...tetapi saat itu saya masih minum Clobazam 1/4 X 0.5mg, dan belum bisa di hentikan secara mendadak, karena bebarapa kali saya coba tidak minum obat tersebut belum bisa tidur dan kepala pusing sekali.
Pada tanggal 4 Agustus kemarin saya coba tidak minum obat tersebut sama sekali dan ternyata untuk pertama kali selama 1,5 bulan sejak saya melakukan program mengurangi ketergantungan obat tersebut, tidur dan pikiran saya tidak terganggu sama sekali dengan tanpa meminum kedua obat tersebut yaitu Alprazolam dan Clobazam, mudah-mudahan ini adalah pertanda bahwa tubuh saya sudah pulih dari ketergantungan obat yang malah bikin susah tersebut.
Dari pengalaman saya ini maka sebaiknya teman-teman yang saat ini masih mengkonsumsi obat-obatan Alprazolam dan sejenisnya untuk segeralah berhenti karena efek sampingnya jauh lebih berbahaya dari manfaat yang didapat dari pemakaian obat tersebut. Mintalah bantuan pada orang yang benar-benar ahlinya..sebab hal juga dapat membantu sugesti kita untuk dapat mengatasi segala masalah yang dihapadi saat kita mengurangi dosis obat tersebut...
Demikianlah pengalaman saya ini dengan harapan dapat menjadi pelajaran sekaligus harapan bahwa separah apapun ketergantungan kita dengan Obat-obat sejenis penenang akan bisa kita atasi jika diiringi dengan kemauan yang kuat dengan didampingi oleh orang yang memang ahlinya..dan juga jangan lupa banyak-banyaklah berdo'a...dan tentu dukungan dari orang-orang dekat sangat membantu.
Salam

61 komentar:

Green Day mengatakan...

Kenalkan saya Someguy dari Balikpapan Kalimantan timur, beruntng saya membaca artikel ini, saya juga termasuk yang addicted terhadap alprazolam, awalnya saya tidak tahu, pada tahun 2006 saya mengalami pusing yang hebat, berkeringat dingin dan jantung berdebar secara tiba-tiba, akhirnya saya minta diantar ke UGD salah satu rumah sakit swasta di kota saya, ternyata tekanan darah saya meningkat dan vertigo, setelah disuruh istirahat saya diresepkan obat Zypraz 10 bj, mertigo10 bjdan Teravask 10 bj. setelah minum obat oral tersebut semua keluhan saya hilang. setelah habis penyakit kembali terasa dan saya putuskan membeli lansung tanpa resep ke apotik penyakit lansung hilang, tahun 2009 obat zypraz tidak dapat di beli tanpa resep dokter, kata pihak apotik karena ada aturan dari pemerintah tentang pengawasan obat. 2hari setelah tidak menkomsumsi penyakit saya kambuh saya kosultasi ke dokter untuk mendapatkan ketiga jenis obat tersebut diatas dokter yang bersangkutan tidak mau meresepkan salah satu obat yaitu zypraz, saya bertanya kenapa?, dari penjelasan dokter sangat membuat saya shock ternyata obat tersebut termasuk kedalam golongan obat psikotropika jadi selama 3 tahun saya telah meracuni diri saya dengan obat terlarang tersebut. Akhirnya karena tubuh menginginkan obat tersebut sya mencari dokter yang mau meresepkan obat tersebut dan orang yang bisa memberikan saya obat golongan benzediozepine tanpa resep dokter.
Telah lama saya ingin menghilangkan ketergantungan obat ini serta berbagai cara saya tempuh...Hasilnya NOL BESAR, sampai tulisan ini saya buat saya masih mengkonsumsi obat tersebut jadi sudah selama 6 tahun saya meminumnya tanpa henti dengan dosis 0,25 s/d 0,5 mg per perhari....bantulah saya Dok...

Dr.Andri,SpKJ mengatakan...

Dosis yang bapak pakai masih kecil, tetapi memang jika menginginkan dilepas silahkan dilepaskan dengan teknik yang baik agar menjadi lebih baik buat ke depannya. Bisa berkonsultasi ke psikiater jika perlu. Semoga membantu

musthofa almurtadlo mengatakan...

Perkenalkan nama saya musthofa dari kediri. Saya punya penyakit yg sama (gred) sudah sekitar 4 thn. Setiap ke UGD selalu di kasih obat mag dan antibiotik.
Kemarin ke spesialis dalam saya di kasih obat pariet 20mg sama zypraz 0.5 mg.
Lebih baek zipraz nya di minum apa tidak ya ??
Sebelumnya terimakasih.

ary setiawan mengatakan...

kenalkan sy harry, bdg. ibu sy hampir setahun mengkonsumsi cipralex, setelah itu beliau sadar dan sehat lg. nah bru 3 hari ini kmbuh lg sakitny awalny g bsa tdr trs mulai mual muntah. akhirny sy prgi k psikater dl dan dberi resep obat cipralex lg dan obt racikan yg mengandung alprazolam. setelah dmkn ibu sy jd tdr lg tp yg anehny ko kyk org yg ilang ingatan trs lmes tp klo dbiarkan sndiri tnpa pngawasan dy bs brgerak sendiri. apakah itu pngaruh dr obt trsbut?

Agustinadian Susanti mengatakan...

Salam kenal, saya Susan 31 th, saya pernah kena sakit bile refluks pda usia 27th.. selama 2 th saya sakit dan pada masa pengobatan itu dokter pernah kasih saya alprazolam o,5mg selain obat2 lain diantaranya (concor2,5mg, risperdal 2mg, kalxetin 10mg, omeprazole 20mg, propepsasucralfate 100ml) saya minum selama 2 minggu. ketika saya lupa meminumnya badan saya seperti org sakaw, nyeri di kedua tangan,dan cemas yang berlebihan, keluar kamar saja takut. saya bth 3 hari untuk melepas ketergantungan efek obat ini, karena terhambat biaya. untunglah bisa lepas sampai sekarang saya tdk pernah konsumsi obat penenang lagi.

idan mengatakan...

Nama saya Hamidan umur 36thn dan sdh hampir 20thn pakai obat penenang, bila tidak makan satu hari saja, rasa hancur badan saya, mata ga bisa tidur sampai saya makan itu obat, sdh sering coba berhenti, tapi selalu gagal.. TOLONG bantu saya, apa msh bisa hidup normal

idan mengatakan...

Nama saya Hamidan umur 36thn dan sdh hampir 20thn pakai obat penenang, bila tidak makan satu hari saja, rasa hancur badan saya, mata ga bisa tidur sampai saya makan itu obat, sdh sering coba berhenti, tapi selalu gagal.. TOLONG bantu saya, apa msh bisa hidup normal

rossie mokoagow mengatakan...

Perkenalkan nama saya rossie
Saya juga salah satu orang bodoh yg telah menggunakan obat alprazolam..
Awal mula saya meminum obat ini karena saya susah tidur.. Setelah minum obat ini memang benar bisa pulas dan badan terasa enteng di pagi harinya.. Saya sampai lupa kapan pertama kali minum obat ini.. Sampai sekarang ini saya masih menggunakan obat ini.. Ini karena apabila saya tidak meminum obat ini badan terasa lemas, kepala pusing dan akhirnya saya tidak dapat beraktifitas dngan baik.. Karena alprazolam yg harusnya bikin ngantuk, berubah tidak bikin kantuk, tp menyembuhkan pusing dan aktifitas kembali normal..
Saya bingung gimana caranya agar bisa putus dgn alprazolam....
Pleas help me....
Dosis yg saya gunakan antara 1mg-2mg...

rossie mokoagow mengatakan...

Nama saya rossie
Singkat saja
Saya udah lama menggunakan alprazolam..
Dan fungsi alprazolam udah berbeda bagi saya.. Alprazolam tidak membuat kantuk, tp membuat badan bugar dan bersemangat..
Sering saya mencoba untuk putus, tp gagal karena rasa sakit yg luar biasa..
Tolong bantu saya..
Makasih

Ajukblack Sayuri mengatakan...

salam hangat Dok, nama saya jajang dominasi di bandung, pertama kali konsumsi obat jenis alprazolam dgn merk dagang calmlet 2mg. saya kerja bagian acounting di sebuah distributor, dgn tekanan kerja dan jam lembur sampai larut malam. memyebabkan saya kurang tidur dan stress. awal tahun 2008 saya berobat ke dokter spkj, sebut adja namanya iwan. ngasih resep obat tersebut 15 btr di tambah sizorill 15 btr, sama luvten 6 btr, dgn konsumsi 2x sehari. mlm luvten 1/2
stress saya hilang, ada rasa nyaman kerja semanggat tidur nyenyak. habis obat malah jadi cemas dan sakit di kepala belakang. jelas tidur ngk bisa, sampai2 ijin kerja. saya kembali ke dokter tersebut dan kembali di kasih obat yang sama 3 jenis tersebt. tidak terasa sampai agustus 2011 saya setia sama dokter tersebut satu minggu sekali. ntah karena apa dokter tersebut tidak mau ngasih resep lagi dan saya di rujukan ke dokter lain sebut saja nama nya rudi. dari dokter rudi saya di kasih resep alprazolam saja. sampai tulisan ini saya buat saya masih konsumsi obat alprazolam dalam jumlah 8 btr merk calmlet 1mg / hari. mohon bantuan nya Dok, karena sudah ber puluh2 kali saya coba berhenti tapi hasil nya nol besar. terimakasih atas semua nya

Rendy Choia mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Rendy Choia mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
joko lelono mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
joko lelono mengatakan...

Dok, kalau saya baca beberapa artikel yang ada, koq saya jadi heran dan bertanya mengapa kesannya obat-obat anti depresan dan anxietas bukannya membantu meringankan bahkan menyembuhkan secara tuntas pasien tetapi sebaliknya. Bagaimana penjelasannya dok ? Apakah ada yang salah dalam aturan pemakaian ? Terima kasih, dok

Luky Thiehunan mengatakan...

perkenalkan saya dr luky, spkj dari pekanbaru. saya temannya dr andri. kebetulan ada pasiennya yg pindah ke pku dan berobat dengan saya. saya ingin memberikan penjelasan sedikit ttg gangguan cemas dan kaitannya dengan alprazolam (xanax, zypraz, calmlet, dsb.) pada dasarnya gejala2 yang dialami oleh sebagian orang itu akibat cemas yg berlebihan, disebut psikosomatik. psikis yg mempengaruhi soma/fisik. bagaimana itu bisa terjadi? tentu ada penjelasannya (silahkan bertanya kepada dr andri, he2x). jika seseorang menggunakan alprazolam utk mengatasi cemas dan gejala2 somatik yg muncul akibat cemas, maka orang tsb akan membutuhkan obat ini terus utk menjaganya tetap tenang dan sehat. sampai kapan? sampai dirinya mampu mengatasi cemasnya. itulah sebabnya perlu ke psikiater spy diajarkan bagaimana bisa mengatasi cemas, termasuk cemas krn ingin lepas dari alprazolam. semakin cemas seseorang, semakin sulit melepaskan diri dari alprazolam sehingga terjadi vicious circle (lingkaran setan). jadi bukan obatnya yg salah, tapi "mindset" ybs. pertanyaannya: mengapa tidak konsultasi ke ahlinya? tentu penderitaan yg dialami tidak perlu sampai berkepanjangan bukan? salam sehat jiwa.

osye ferdian mengatakan...

salam sejahtera dok.. saya laki laki berumur 34 tahun dari bangdung. pada saat ini saya mengkonsumsi metadon dengan dosis 130ml/hari dan alprazolam 6-8mg/hari. ada yang mau saya tanyakan kepada dokter yang terhormat apa yang harus saya lakukan di kondisi saya saat ini yang ingin mengurangi dosis kedua zat tadi sampai bersih di tubuh saya? terima kasih dokter Andri.SpKJ yang terhormat. saran dan nasihat anda sangat membantu sekali dalam menjalani hidup saya kedepan nya nanti.

Shine Nuri mengatakan...

Selamat siang dokter. maaf mengganggu, perkenalkan nama saya Nuri. saya punya teman yang akhir" ini mulai mengkonsumsi obat penenang. Mungkin karena tekanan yg berlebihan dari kantor, kampus maupun keluarga. Saya tidak tahu pastinya berapa mg dia mengkonsumsi obat ini dalam sehari, tapi efek kecanduannya sudah ada. Tolong saran dari dokter. Trimakasih

Mutmainnah Munir mengatakan...

Selamat siang Dokter, saya berhari2 tidak bisa tidur karena tekanan dalam studi saya yang harus cepat selesai. Dua minggu lalu saya datang ke dokter speasialis saraf lalu diberi Alganax 0,5 mg (untuk diminum siang) dan Lorazepam 2 mg (diminum malam sebelum tidur). Dokter mnganjurkan obat itu hanya di minum 2 hari saja. setelah bisa tidur segera hentikan. Bila terpaksa tdk bisa tidur lagi bisa diminum lagi. Sesuai anjuran dokter, saya hanya mengkonsumsinya 2 hari saja. Belakangan ini saya kembali tidak bisa tidur lalu saya konsumsi sehari saja dan bisa tidur. Saya ingin tidur nyenyak tanpa bantuan obat apa pun. Apa saran dokter?

sutrisno lee mengatakan...

saya juga sama kecanduan obat aprazolam selama hampir 3 tahun, tapi saya berkeinginan lepas( karena hidup seperti hampa seperti zombie) hari pertama rasanya nya luar biasa gelisah seperti semua masalah akan menghampiri saya, bertemu orang pun takut, hari kedua sama sampai hari hari berikutnya saya lepas dari kecanduan. intinya keinginan & bergaul lah dengan orang2 yang positif thingking. ( jangan sia2 kan hidupmu, karena kita tdk akan menikmati perjalan hidup dengan minum obat penenang, malah seperti mimpi & tidak nyata)

sutrisno lee mengatakan...

saya juga sama kecanduan obat aprazolam selama hampir 3 tahun, tapi saya berkeinginan lepas( karena hidup seperti hampa seperti zombie) hari pertama rasanya nya luar biasa gelisah seperti semua masalah akan menghampiri saya, bertemu orang pun takut, hari kedua sama sampai hari hari berikutnya saya lepas dari kecanduan. intinya keinginan & bergaul lah dengan orang2 yang positif thingking. ( jangan sia2 kan hidupmu, karena kita tdk akan menikmati perjalan hidup dengan minum obat penenang, malah seperti mimpi & tidak nyata)

Dina Indriaty mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Dina Indriaty mengatakan...

bagaimana agar tidak ketergantungan alprazolam? ibu sy 61thn, sdh 10thn an mengkonsumsi obat tersebut bs sampai 8mg perhari. kondisinya skrg lbh parah seperti org linglung. mohon saran bagaimana menghilangkan sugesti dan agar bs terlepas dr obat tsb. trimakasih

Peter Bachtiar mengatakan...

Saya pertamakali mengenal alprazolam karena diberikan oleh dokter krn saya menderita sakit maag yg akut.
Tetapi dokter tsb sama sekali tak memberitahu bahwa obat tsb menyebabkan ketergantungan yg luar biasa.
Sampai saat ini saya tak bisa lepas dari obat tsb.
Ketika saya kembali ke dokter tsb, dengan entengnya dokter tsb mengatakan coba ke psikiater saja. (Saya sdh 10 X lebih ke psikiater tapi hasilnya nol besar )
Apakah saya bisa menuntut dokter tsb yg menyebabkan saya menjadi kecanduan ??

muhammad ilham mengatakan...

dok, saya mengkonsumsi aktif alprazolam selama 4 thn. lalu saya berhenti secara total, dengan tidak mengkonsumsi sama sekali. saat ini saya sudah 5 bln tanpa benzo dan tidak mengalami efek. namun semenjak 2 minggu saya mulai merasakan cemas, khawatir yang tidak berdasar, dan pada saat tertentu berdiri rasanya mau jatuh. khususnya pada siang hari. rasanya ada beban berat padahal saya tidak mengalami masalah berat. apakah hal2 ini gejala putus obat atau gejala lain? bagaimana cara mengatasinya dok?
terimakasih

hamba allah mengatakan...

bismilah
mw share aja pengalaman pribadi gue buat kalian semua yg masih konsumsi jenis obat ini.
singkat cerita gue kenal sama obat ini saat gue ada problem yg berat dalam hidup gue,dulu gue konsumsi hingga 4mg perhari sampe2 gue ga inget apa yg gue lakuin saat itu,dalam otak gue tu pikiran nya gmana cara nya beli obat bwt besok,gmana klo obat nya habis,dalam pikiran gue semua nya tentang obat obat obat obat sampe gue jual apapun untuk beli tu obat,badan gue kering kerontang,wajah gue kusem :( .dalam hati gue berfikir ahhh gue pengen hidup normal lagi,gue ga bisa ketergantungan obat ini..lalu gue ambil air wudhu,shalat,dzikir dan gue coba ga makan obat itu sehari dan nyata nya NGERI guys badan gue mengigil padahal ga panas dingin,jalan kaya yg ngelayang,ketemu orang takut,apa2 bawaan nya parno bgt lah,kaya orang yg setengah MATI nyawa serasa setengah melayang di ubun-ubun kepala,gue berfikir mungkin ini yg namanya sakaw,gue lawan itu semua dengan mensibukan diri sendiri anggap aja gue ga kenapa2 anggap aja masuk angin biasa dan yg paling hebat itu saat gue selesai shalat terus BERDZIKIR beeeuh subhanalah tenang nya dan alhamdulilah setelah beberapa hari gue ngelewatin semua itu gue lepas TOTAL sama tu obat sumpah deh ga mw kenal apa lagi konsumsi tu obat lagi..
munurut gue sih yg paling bahaya tuh apalagi bisa menyebabkan kematian adalah bukan saat lo lepas dari obat ini tapi saat lo konsumsi obat ini,kenapa?soalnya lama2 dosis nya naik guys dan yg lo telen itu adalah jenis obat keras!/psikotropika sejenis narkoba! serem kan klo lama2 tu racun ada di tubuh ente.makanya jenis obat ini harus dengan pengawasan ahlinya dokter/psikiater.

sedikit tips bwt kalian yg pengen lepas dari alprazolam
-banyak ibadah mohon ampun sama yg maha kuasa
-banyak bersosialisasi ngobrol ma tmen,keluarga atau pacar dan cari kesibukan sesibuk mungkin,usahakan jangan diem tiduran/ngelamun biar sedikit2 lo bisa hilangin rasa ingin obat itu.
-banyak olahraga,makan teratur,banyak minum air putih,air kelapa,susu
-lo pasti bisa lawan rasa ingin itu!

dan pesan untuk kalian para ABG labil yg masih beli tanpa resep dokter/ilegal hati-hati lohh skrg tuh pokis lagi mantau peredaran bebas obat penenang soalnya lagi marak2 nya tuh,jangan sampai masa depan kalian hancur hanya karna berteman dengan narkoba!,,menurut gue sih mending cepet bertaubat minta ampun sama yg di atas terus belajar yg bener,kerja,bahagiain ortu,nikah,punya anak,hidup bahagia,mati khusnulhotimah :)

semuanya balik lagi ke diri masing2,tinggal pilih mw hidup dengan obat/hidup dengan ketenangan :)

Andri Andri mengatakan...

Dear All,

Terima kasih atas komentar bapak/ibu di tulisan ini. tulisan ini sejak dibuat memang mempunyai pembaca yg paling byk dibandingkan dgn tulisan sy yg lain.
Berkaitan dgn penggunaan alprazolam, sebenarnya mmg alprazolam digunakan utk memperbaiki masalah kecemasan terutama kecemasan panik. Sayangnya memang obat ini tdk bisa digunakan lama2 krn bisa menimbulkan toleransi. Banyak kasus sering kali pasien menambah dosis sendiri tanpa kontrol dokter dan beberapa memang krn dokternya tdk memahami pemberian obat ini. Ada bbrp anggapan bahwa ketergantungan obat alprazolam ini tdk masalah asalkan tdk terus menambah dosisnya, ada jg yg ingin lepas sama sekali walopun sering kali gagal.
Memang dari beberapa pengalaman klinis, dosis tinggi di atas 2 mg agak sulit lepas begitu saja, bahkan jika dosis terlalu tinggi sampai di atas 4 mg bisa menimbulkan kejang jika dilepaskan tiba2. Baiknya konsultasikan dgn psikiater bagaimana menurunkan dosis alprazolam ini dn akhirnya bisa lepas. Setiap pasien mempunyai perbedaan latar belakang mengapa sampaidia memakai alprazolam dan begitu jg tentunya mempunyai perbedaan dlm penanganannya. Semoga bermanfaat. Salam Sehat Jiwa

Sport be happy mengatakan...

Salam semua...
Perkenalkan nama saya Shendy.

Dari artikel dan komentar yang saya baca, banyak sekali kesamaan yg saya alami.
Sejak tahun 2008 saya dinyatakan menderita penyakit Gastritis sampai setahun saya mengalami gangguan tidur, sampai harus tertidur dengan posisi duduk (itupun kalau bisa tidur)
Sampai akhirnya disarankan ke ahli kejiwaan, dan saya mengkonsumsi Alprazolam, dan hasilnya memang 180° berubah sehat seperti sebelum sakit.
Tetapi dosis saya saat ini sudah mencapai 2mg - 5mg per Hari.

Keinginan saya untuk lepas dari obat tersebut sangat sulit karena efek yg saya rasakan seperti 2008 lalu (KERINGAT, CEMAS, KRAM DARI KEPALA HINGGA KAKI, SAMPAI SELURUH KULIT SAYA PUCAT DAN TERASA BERAT BERNAFAS HINGGA JANTUNG SAYA TERASA NYERI DAN SEPERTI AKAN BERHENTI).

Namun dalam hati kecil saya SANGAT INGIN LEPAS DARI KETERGANTUNGAN.

Semoga saya bisa mengikuti jejak rekan-rekan yg sudah berhasil berhenti tanpa menyiksa diri.

Terima kasih atas artikel dan sharing pengalamannya. Semoga saya bisa menemui Dr.Andri,SpKJ sebagai perantara kesembuhan (BISMILLAH). Dan kita semua terlepas dari ketergantungan obat tersebut. (Aamiin)

amokti jagad mengatakan...

Ngeri kawan. Ini membuat dunia serasa kiamat dan kematian dekat. Hal yang fatal adalah, jika seseorang memaksakan berhenti mendadak dari alprazolam, maka jantung benar2 akan berhenti. Kematian menanti. Cara lepas yg baik adalah di dampingi psikiater. Agar lolos dari kematian akibat sakw alprazolam. Salam sehat jiwa.!

amokti jagad mengatakan...

Ngeri kawan. Ini membuat dunia serasa kiamat dan kematian dekat. Hal yang fatal adalah, jika seseorang memaksakan berhenti mendadak dari alprazolam, maka jantung benar2 akan berhenti. Kematian menanti. Cara lepas yg baik adalah di dampingi psikiater. Agar lolos dari kematian akibat sakw alprazolam. Salam sehat jiwa.!

Radityo mengatakan...

Dear Dr.Andri,

Berdasarkan pengalaman saya belum banyak dokter ahli kejiwaan/psikiater yang benar2 paham mengenai bahaya dari penggunaan alprazolam maupun efek putus obatnya. Saya sendiri akhirnya lepas tanpa bantuan dokter sama sekali karena beberapa kali memohon bantuan ke pskiater namun justru disuruh untuk meneruskan mengkonsumsinya karena dianggap belum sembuh atau jika memang mau lepas tinggal di stop saja penggunaanya "paling2 cuma kesakitan (sakaw) 2hari setelah itu normal lagi" saya masih ingat kata2 salah satu psikiater yg saya kunjungi seolah menganggap remeh rasa sakit dari putus obat ini, jelas ini pemahaman yang salah karena sesuai pengalaman saya pernah berhenti mendadak karena kehabisan obat hingga akhirnya kejang2 dan sempat hilang kesadaran sampai akhirnya dibawa ke UGD, saya masih ingat rasa sakitnya sungguh luar biasa bahkan saya ketakutan akan mati waktu itu. Alhamdulillah nyawa saya masih terselamatkan, itupun setelah saya konsumsi alprazolam lagi. Karena kondisi yang semakin memburuk akhirnya saya mencari cara untuk bisa lepas tanpa bantuan dokter yaitu dari internet, beruntung saya menemukan banyak info dari forum2 luar juga dari pengalaman para penderita yang senasib dengan saya. Saya akhirnya menggunakan metode tapering-off yaitu penurunan dosis secara perlahan tanpa menggunakan subtitusi golongan benzo lain.

Ironisnya kenapa ya dok sebagian besar (tidak semuanya) psikiater justru sangat minim pemahaman tentang obat Benzodiazepin ini? Padahal pasien yang sudah ketergantungan alprazolam benar2 dalam masalah serius, bahkan nyawa taruhannya. Harapan saya semoga semakin banyak pskiater yang memahami (seperti Dr.Andri) sehingga para pasien yang masih ketergantungan bisa mengantisipasi tanpa harus mengalami kejadian mengerikan yang pernah saya alami.

Salam sehat jiwa.

Bilik Berita mengatakan...

Dear All,
sedikit tips pengalaman pribadi gw lepas dari Alprazolam, kebetulan kejadinnya belum lama sekitar 2 bulan yang lalu saya mengkonsumsi Aprazolam resep dari salah satu psikaiater di rumah sakit untuk mengobati psikosomatik saya, dikarenakan ketidaktahuan saya tentang obat tersebut akhirnya obat tersebut saya minum dan selang beberapi menit saya langsung tertidur nyenyak dan besoknya saya fresh sekali. Saya Shock sekali ketika tahu bahwa Obat tersebut masuk dalam golongan Psikotropika dan juga bisa menimbulkan kecanduan dan toleransi, akhirnya obat tersebut tidak saya minum, ternyata 3 hari 3 malam saya tidak bisa tidur mungkin akibat putus oba tapi tidak sampai kejang2 karena dosis yang saya minum 0,5mg/hari masih kecil, dari situ saya terpaksa untuk meminum lagi karena melihat kondisi saya yg mulai bener2 drop, saya pun bisa mencari informasi diinternet tentang alprazolam, dan akhirnya saya menemukan artikel yang ditulis oleh dokter andri, dari situ saya mulai mencari pskiater untuk membantu memberika terapy penurunan dosis, alhamdullilah dari 0,4mg-0,2mg saya tidak mengalami apa2 badan enak dan tidur nyenyak, setelah masuk dosis 0,1mg baru mulai tidak enak tidur jadi sering kebangun bahkan sampai susah tidur lagi, tapi alhamdullilah saya sudah melewati itu semua, sampai tulisan ini saya buat saya baru 2 hari lepas dari Aplrazolam dan alhamdullilah tidak ada gejala putus obat paling tidur aja yang jadi sering gak nyaman.

Tips yang mau putus dari obat:
1. Cari Psikater untuk membantu tapering-off (penurunan dosis secara bertahap)
2. Banyak Berdoa dan Rajin-rajinlah beribadah.
3. Sering minum air putih
4. sering minum air kelapa ijo
5. Banyakin aktivitas biar kalian tidak kepikiran tentang obat itu.
6. Komitmen dan Disiplin yg kuat ketika kalian sedang dalam terapy dari pskiater.

Insyallah lepas dari alprozolam tidak akan sulit.

Salam Sehat Jiwa

Unknown mengatakan...

permisi pak numpang curhat
sy mahasiswa yang kacau karena obat
saya pengen minta solusi yang bener2 pak .hidup sy terasa hancur . saat sy menulis komen inipun dalam keadaan cemas ga karuan.ga bisa tidur .nyari2 apa yang bisa bikin tidur tapi tetep suuusaaah.
sebagian besar keluhan saya sama sperti semua .
saya pecandu tramadol dosis tinggi smenjak SMA.mungkin hampir sama sperti obat2an di atas .
mungkin ada solusi lain klo itu obatnya tramadol .
sy kehabisan obatnya .klo mau beli obatnyapun skarang harus pulang kampung .disini ga ada .
saya bingung pak . sekarang rasanya ky pengennya mukul2 dada sendiri trus .terasa nyilu di dada .

Kadoul Rebel mengatakan...

maaf klo bahasanya ga karuan
mohon sangat balasannya pak .
saya takut orang tua klo harus pergi ke dokter .walaupun orang tua mungkin sudah tau
pergi ke dokter sendiri,saya ga brani .percaya diri saya ancur

miss noise mengatakan...

Aku pengguna psikotropika selama 10 thn dan berhenti total sudah 1 tahun . Berat memang tapi jantung ga brenti dan ga mati. Perbanyak doa dan kesibukan yg positif.

Atep Ruhiat mengatakan...

dok, kalau ciri ketergantukan xanax gmn
apakah 2 minggu meminum xanax sudah berarti kecanduaan..

Danielken Winata mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Danielken Winata mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Sheila Arief mengatakan...

dr andri saya sheila saya skg sepertinya terkena withdrawal symptoms apa yang harus saya lakukan utk mengurangi efeknya. terimakasih

Felix mengatakan...

Ibu tinggal di mana, bisa saya bantu? Saya ketergantungan alprazolam hampir 20thn, dan saya sekarang sydah bebas dari Alprazolam.

hendra balistik mengatakan...

Assalamu alaikum..
Dear, Dr.Andri,SpKJ,FAPM

Umur sy 33 thn, Untuk keluhan sy kayaknya tmn2 diatas sdh mewakili tentang apa2 sj yg kami rasakan sebagai pecandu alprazolam.
Mewakili tmn2 tentunya kami sangat menaruh harapan besar kepada Dr.andri agar jangan bosan memberikan solusi & lebih mendalami lg terkait bagaimana cara melepaskan diri dari kecanduan kami.. Sehingga kami ttp optimis bisa & bisa untuk lolos dr kecanduan.
Kami sangat berterima kasih atas niat bpk dok..
Mmberikan solusi-solusi terbaik yg Bagi kami niat baik dok. Ini sangatlah mulia...
Semoga dok. Berumur panjang & diberikan pahala yg setimpal...
Amin ya Rabb..
Salam hormat kami
Wassalamu alaikum



Andi Lim mengatakan...

Nama dokter yg memberikan mas obat tsb siapa...jgn2 kita pakai dokter yg sama.krn saya jg di depok

Bagus Alvin mengatakan...

Nama saya Alvin saya terkena penyakit anxiety disorder/panic attack syndrome , saya di anjurkan mengkonsumsi jenis obat riklona atau clonazepam kalau tidak salah , cara supaya tidak ketergantungan ,apa yang harus lakukan dok , saya juga sudah barengi dengan meminum vitamin b kompleks.

Bagus Alvin mengatakan...

Dan saya minum setengah butir Setiap hari dengan dosis 2mg bersamaan dengan vitamin b12.

Bagus Alvin mengatakan...

Nama saya Alvin saya terkena penyakit anxiety disorder/panic attack syndrome , saya di anjurkan mengkonsumsi jenis obat riklona atau clonazepam kalau tidak salah , cara supaya tidak ketergantungan ,apa yang harus lakukan dok , saya juga sudah barengi dengan meminum vitamin b kompleks.

Monica Dwi Mahfudin mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb

Dr.Andri saya punya orang tua sakitnya sudah lama sekitar 10 thn lebih dan selama 10thn lebih itu ibu sama selalu mengkonsumsi obat penanang, yang dulunya amitriplyn, diazepam, canax, dan amlodipine obat darah tingginya itu sesuai resep dokter, dan skrg obat penanangnya ibu saya hanya minum alprazolam, dalam sehari ia bisa 10mg minum alprazolam, pernah masuk rsko, krn kejang dan mengamuk (tidak sadar) selama 3 minggu, dan setelah baikan obat yg dr rsko lama kelamaan dia tidak ingin mengkonsumsinya dan kontrol ke rs lain sendiri yg akhirnya ia bisa mengkonsumsi alprazolam lg sesuai resep dokter yg tadi saya bilang sekarang ibu saya bisa mengkonsumsi 10mg dalam sehari, bagaimana solusinya dok? Terima kasih

ansir ka Pdg mengatakan...

yth mas sutrisno
bagaimana cara mas brentiinya ? saya juga ingin brwnti minum xanax ( 0,5 mg X 1 malam)

ansir ka Pdg mengatakan...

Yth : dr. Andri.
saya diresepin dokter konsumsi xanax 0,5 mg X 1 malam sudah hampir 2 bulan ini (mulai 9 februari 2016), karena panic attack.
skarang saya mau brenti minumnya. gimana caranya dokter ?
Terima kasih atas petunjuknya.

Andri Andri mengatakan...

Kasus spt ini perlu penanganan khusus di Psikiater

Andri Andri mengatakan...

Cara yg dilakukan di cerita di atas jg bisa dilakukan dgn bantuan ahli jiwa. Tks

Andri Andri mengatakan...

Perlu bantuan psikiater yg bergerak di bidang adiksi kalau kasus dgn melibatkan methadone

Andri Andri mengatakan...

Ggn tidur bisa disebabkan byk hal. Perlu diketahui dulu dasarny apa. Klo obat tidur bisa dimakan tapi seperlunya saja

Andri Andri mengatakan...

Perlu berkonsultasi ke psikiater

Andri Andri mengatakan...

Tinggi sekali dosisny sampai 8mg apakah ada kondisi medis terkait beliau?

Andri Andri mengatakan...

Klo sdh stop dan tdk menimbulkan masalah artinya tdk ada hubungan kondisi saat ini dgn kondisi pelepasan alprazolam. Tapi mgkin ggn cemasnya masih kurang terkendali

Andri Andri mengatakan...

Tanyakan pd dokter yg memberikan. Sebaikny berkonsultasi ke Psikiater. Berhenti harus pelan pelan dan bisa jg dgn substitute obat lain. Tapi intiny coba konsultasikan dulu penggunaanny dgn dokter yg memberikan

Andri Andri mengatakan...

Sbrnya pemberian obat alprazolam oleh dokter paling byk diberikan oleh dokter non psikiater. Penggunaan obat ini mmg diperuntukkan utk byk kasus gangguan cemas hanya sayangnya byk dokter memahami farmakodinamik obat saja (indikasinya saja) tanpa memahami farmakokinetiknya. Itulah yg kdg berbeda antara satu dokter dgn dokter lainnya

Andri Andri mengatakan...

Biasanya cukup dgn terus fokus dan ttap melakukan aktifitas biasa. Kunjungi psikiater bila merasakan tdk nyaman yg sangat

Andri Andri mengatakan...

Tulisan tulisan sy sbnrny berupaya mencegah pemakaian yg tdk tepat. Kebetulan tadi pgi baru buat tulisan kembali ttg ini. Semoga bermanfaat. Cek di timeline FB atau Twitter @mbahndi

Andri Andri mengatakan...

Banyak sekali konsumsinya ya. Teknik apa yg sdh dilakukan? Semiga bs segera lepas. Ke RSKO sdh tepat

aBiN mengatakan...

Dok, saya kebetulan pengguna dari manfaat obat alprazolam. Ada alasan khususu pada manusia kenapa manusia menciptakan ini obat dan ini bukan hal yg tdk lazim. Bukan dampak negatif yg saya rasakan. Bahkan saya berfikir sekalipun tercandu dan kalaupun berujung pada kematian, saya pastikan bukan karena konsumsi obt trsbt melainkan takdir kita.
Bila kita merubah mindset yg positif pada efek alprazolam dlm kebutuhan kita sehari2 adalah hal yg menghasilkan positif. Ibarat kita perlu pakaian untuk bersosialisasi atau mudahnya, kita perlu mengunyah makanan untuk menelan makanan dgn baik. Saya setiap hari menggunakan alprazolam dlm kerjaan saya yg selalu dlm tekanan. Pertanyaannya bukan bagaimana cara melepas dri obat tersebut, melainkan mengapa sulit sekali menda0atkan obt trsbt tanpa harus keluar uang konsultasi ke Dr. Jelas saya tdk sakit. Krn sangat mudah bagi saya untuk melepas ketergantungan ini.
Justru dgn saya lepas, saya ga bisa kerja dan menafkahkan anak2 yatim piyatu dan pengemis di jalanan.
saya harapkan Dr. Andri bisa memberikan seauatu legalitas atau green pass agar saya ga susah beli obt trsebut.
Thanks Alprazolam

harto rudi mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb
Dr Andri
Saya mau berkonsultasi terkait kondisi ibu saya (saat ini 71 Tahun). Sekitar tahun 1993 ibu menderita maag dan diberi obat racikan yang terdiri dari : librax tb 1/2,sponderil mg 125, diazepam mg 2, dan papaverin mg 20. obat tersebut dikonsumsi sehari sekali selama 20 tahun.Tahun 2013 karena maag ibu sudah sembuh kami menyarankan untuk berhenti konsumsi obat tersebut.
Kondisi ibu menjadi tidak menentu,kecemasan berlebihan, meyakini hal yang tidak terjadi, tidak mau beraktivitas (mandi, makan, ibadah),lebih banyak tiduran,cenderung menyendiri, memikirkan diri sendiri,dan tidak punya semangat hidup. apa yang harus dilakukan ya dok, agar kondisi ibu saya bisa menjadi "normal" dan "lumrah" lagi. apakah hal ini terjadi karena usia yang sudah tua atau karena efek obat yang dikonsumsi dalam jangka panjang.
sebagai informasi dok, konsumsi obat dihentikan 4 bulan setelah ayah saya meninggal
Mohon masukan dan sarannya......terima kasih banyak